Universitas Wiralodra (Unwir) terus melakukan langkah nyata dalam mewujudkan visi menuju World Class University melalui program internasionalisasi kampus yang berkelanjutan. Komitmen ini dibuktikan dengan diselenggarakannya kegiatan studi lapangan (field study) berskala global oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan (S2) Sekolah Pascasarjana ke Jepang. Agenda strategis ini dipimpin secara langsung oleh Prof. Dr. Hj. Ipong Dekawati, M.Pd. - Rektor Universitas Wiralodra, dengan didampingi oleh Dr. Badrud Tamam, S.Sos., M.Pd. - Direktur Sekolah Pascasarjana, Dr. Fitria Damayanti, M.M. - Dekan Fakultas Ekonomi, serta Dr. Nunik Yudaningsih, M.Pd. - Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan (S2), guna memastikan kualitas dan ketercapaian target institusi.
Keterlibatan mahasiswa dalam agenda internasional di era modern menjadi sebuah keniscayaan yang memerlukan pengawasan, bimbingan, dan representasi institusional yang kuat. Dalam pelaksanaan studi lapangan ini, peran dosen pembimbing menjadi pilar yang sangat krusial untuk mengarahkan dan mengawal jalannya kegiatan. Hal ini dilakukan guna menjamin bahwa seluruh esensi pembelajaran akademis, observasi lapangan, hingga proses internalisasi budaya dapat diserap serta diimplementasikan secara optimal oleh seluruh mahasiswa delegasi Universitas Wiralodra.
Agenda utama dalam kunjungan akademik ini berpusat di Universitas Nagasaki yang dirancang sebagai sarana benchmarking akademis komprehensif. Melalui pendampingan melekat dari para pimpinan dan dosen, mahasiswa dibimbing untuk menyerap pengalaman serta pengetahuan mendalam mengenai tata kelola perguruan tinggi modern. Observasi difokuskan pada penyelenggaraan pendidikan berbasis riset, inovasi pembelajaran mutakhir, serta strategi penguatan hubungan internasional yang diterapkan secara disiplin oleh institusi pendidikan terkemuka di Jepang tersebut.
Tidak hanya berfokus pada aktivitas observasi mahasiswa, kunjungan ini juga dioptimalkan dengan pelaksanaan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) berskala internasional oleh para dosen pendamping. Semarak diplomasi pendidikan ini semakin lengkap dengan keikutsertaan delegasi Universitas Wiralodra dalam ajang bergengsi Indonesia–Japan International Exchange Festival 2026. Partisipasi ini menjadi sarana strategis bagi pengembangan kompetensi dosen, perluasan jejaring kerja sama lintas negara, serta peningkatan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di ranah global.
Rangkaian kegiatan komprehensif di Negeri Sakura ini dipandang sangat relevan dan berkontribusi nyata terhadap kemajuan institusi. Bagi para dosen, hasil studi lapangan ini akan menjadi bahan refleksi berharga untuk pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas materi pengajaran di kampus. Secara makro, langkah progresif ini merupakan wujud dedikasi Universitas Wiralodra dalam memenuhi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya pada aspek peningkatan daya saing global, mendorong internasionalisasi civitas akademika, dan memperkokoh kemitraan internasional demi masa depan pendidikan yang lebih baik.
